Pages

Tuesday, June 11, 2019

Setting VPN L2TP di Macbook

Beberapa waktu yang lalu, ketika hingar bingar Pemilu disini sedang berlangsung. Kemudian adanya ajakan untuk melakukan aksi damai yang diserukan di beberapa platform media sosial yang kemudian berimbas pada ditutupnya layanan Whatsapp untuk sementara waktu, maka akhirnya saya merasa bahwa perlu juga untuk melakukan setting VPN di Mac.

Akhirnya, bermodalkan googling dan bahasa Inggris yang pas-pasan, ketemu juga gimana caranya setting VPN L2TP di Macbook dengan MacOS High Sierra.


Berikut ini adalah cara melakukan setting dan konfigurasi VPN dengan tipe L2TP VPN pada MacOS High Sierra
  1. Di System Preference, pilih Network.


  2. Kemudian pada jendela Network, klik tanda tambah ( + ) untuk Create a new service. Ini untuk menambahkan service VPN baru



  3. Lalu kita diminta untuk memilih interface untuk service yang baru. Maka pilihlah VPN


  4. Setelah interface dipilih, kemudian pilih VPN Type-nya menjadi L2TP over IPSec. Dan pada Service Name menjadi VPN (L2TP). Kemudian klik Create. Di saya ada 2 -nya karena sebelumnya saya sudah setting VPN ini.


  5. Lalu, tinggal dicari server VPN yang akan kita konfigurasi. Sebagai contoh, saya ambil VPN Account-nya dari https://www.freel2tpvpn.com/.





  6. Lalu, untuk setting Account  VPN-nya, dilakukan sebagai berikut :


    Isi sesuai dengan Server Account diatas. Lalu klik Authentication Settings.
  7. Kemudian pada Authentication Settings, isilah Password dan Pre-Shared Key pada kolom Shared Secret. Kemudian klik OK

  8. Kemudian klik Apply dan klik Connect. Setelah VPN Connected, maka akan ada indikator Sent dan Received. Dan ada sudah bebas menggunakan internet.


Tetapi perlu diingat juga, bahwa penggunaan Free VPN ini juga tidak menjamin keamanan komputer anda. Oleh sebab itu, harus berhati-hati terhadap penggunaan akun VPN yang gratis. Terkait dengan Password dan yang paling utama adalah akun internet banking anda.
Dan untuk Macbook, jika menggunakan VPN yang berbayar, maka akan lebih mudah, karena ada beberapa penyedia layanan VPN berbayar yang sudah menyediakan aplikasinya.

Selamat mencoba.

Tuesday, December 18, 2018

Program untuk Fungsi IF

Fungsi IF merupakan sebuah ekspresi yang dibandingkan dengan menggunakan fungsi kondisi, dimana jika kondisi bernilai benar, maka pernyataan akan dijalankan. Tetapi, jika kondisi bernilai salah, maka pernyataan akan diabaikan.


Format penulisannya :
      if (kondisi) pernyataan;

IF ... ELSE, merupakan sebuah kondisi dimana, bila menginginkan sesuatu dijalankan ketika kondisi tidak terpenuhi, dapat ditambahkan keyword else. 

Berikut ini adalah contoh penggunaan FUNGSI IF...ELSE dalam program C++ dengan menggunakan software Dev C++



#include <iostream>

using namespace std;

main(){
char namabarang[25];
int jumlah,harga,total,diskon, bayar;

cout<<"Nama barang : ";
cin.getline(namabarang,25);
cout<<"Jumlah : ";
cin>>jumlah;
cout<<"Harga : ";
cin>>harga;

total=jumlah*harga;

cout<<"Total harga : "<<total;
cout<<endl;

if (total>500000)
{
        cout<<"Anda dapat diskon 30%";
cout<<endl;
diskon=0.3*total;
bayar=total-diskon;
cout<<"Total bayar : "<<bayar;
}
else{
cout<<"Anda tidak dapat diskon. Belanja lagi";
}
}

Monday, December 10, 2018

Stack (Tumpukan) dan Contoh Program Stack pada Dev C++

Stack atau tumpukan adalah suatu struktur data yang penting dalam pemrograman yang bersifat LIFO (Last In First Out). Data yang terakhir masuk ke stack akan menjadi data pertama yang dikeluarkan dari stack.

Stack adalah list linier yang dikenali elemen puncaknya (Top) dan aturan penyisipan dan penghapusan elemennya tertentu. Penyisipan dan penghapusan selalu dilakukan pada elemen puncak (top). Karena aturan penyisipan dan penghapus tersebut, TOP adalah satu-satunya alamat tempat terjadinya operasi.

Tumpukan 6 buah kotak
Jadi, stack merupakan kumpulan data yang sifatnya dinamis, artinya kita bisa menambah atau menghapus data dari stack tersebut. 

Ilustrasi Stack
OPERASI PADA STACK
1. Push adalah operasi untuk menambah elemen pada sebuah stack
2. Pop adalah operasi untuk mengambil elemen yang terletak paling atas pada sebuah stack
3. Clear adalah fungsi yang digunakan untuk mengosongkan stack
4. IsEmpty adalah fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah kosong
5. IsFull adalah fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah penuh
6. Print adalah fungsi untuk menampilkan semua elemen-elemen pada stack.

Berikut ini merupakan contoh Program Stack dengan bahasa pemrograman C++ yang menggunakan  DEV-C++ sebagai software-nya.

#include<iostream>


using namespace std;
struct stack
{
     int data[5];
   int atas;
};
stack tumpuk;

int main()
{
   int pilihan, baru, i;

   tumpuk.atas=-1;
   do
   {
      cout<<"1. PUSH DATA"<<endl;
      cout<<"2. POP DATA"<<endl;
      cout<<"3. PRINT DATA"<<endl<<endl;
      cout<<"MASUKKAN PILIHAN : ";
      cin>>pilihan;

      switch (pilihan)
      {
           case 1 :
           if(tumpuk.atas==5-1)
            {
                cout<<"TUMPUKAN PENUH";
                cout<<endl;
            }
            else
            {
                cout<<"MASUKKAN DATA : ";
                cin>>baru;
                tumpuk.atas++;
               tumpuk.data[tumpuk.atas]=baru;
                     }
            break;

         case 2 :
           if(tumpuk.atas==-1)
            {
                cout<<"TUMPUKAN KOSONG";
              cout<<endl;  
            }
            else
            {
               cout<<"DATA YANG AKAN DI POP = "<<tumpuk.data[tumpuk.atas]<<endl;
                tumpuk.atas--;
                cout<<endl;
               
            }
            break;

         case 3 :
           if(tumpuk.atas==-1)
            {
                cout<<"TUMPUKAN KOSONG";
cout<<endl;               
            }
           else
            {
                cout<<"DATA - "<<endl;
               for(i=tumpuk.atas; i>=0; i--)
               {
               cout<<tumpuk.data[i]<<ends;
               cout<<endl;
               }
               cout<<endl;
            }
            break;

         default :
           cout<<"TIDAK ADA DALAM PILIHAN";
            break;
      }
   }
   while((pilihan>=1) && (pilihan<=3));
}

Stack tersebut merupakan Stack dengan Max of Stack sebanyak 5. Hal ini dapat dilihat pada baris program yang menampilkan struct dibawah :

Setelah dilakukan compile, maka dapat dilihat output dari program diatas adalah :


 Output diatas merupakan proses untuk melakukan PUSH Data atau menambahkan item pada Stack. Ketika item yang ditambahkan sudah mencapai MAX OF STACK, maka muncul pesan "Tumpukan sudah penuh, seperti dibawah ketika kita akan melakukan PUSH Data lagi.


Ketika kita memasukkan pilihan pada pilihan ketiga, yaitu PRINT, maka outputnya menampilkan seluruh item yang sudah diinputkan ke dalam STACK.

 Untuk output pada pilihan POP DATA, yaitu merupakan proses untuk melakukan pengambilan 1 buah item data dari sebuah STACK, dimana pengambilan item data tersebut akan menghapus sebuah item data dari TOP OF STACK

Setelah dilakukan POP DATA, maka seluruh item data pada STACK tersebut akan berkurang menjadi 4 item, dan item 2 yang menjadi TOP of STACK.

Selamat mencoba.

Wednesday, November 28, 2018

Program Sederhana C++

Bahasa Pemrograman C++ merupakan bahasa pemrograman dasar yang diajarkan di kampus bagi mahasiswa semester 1. Biasanya untuk matakuliah Algoritma dan Pemrograman, prakteknya juga menggunakan Bahasa Pemrograman C++. Bagi saya, bahasa pemrograman ini dan Python lebih mudah dipahami daripada bahasa pemrograman lain.

Kali ini, saya ingin membagikan sedikit contoh program sederhana untuk penjualan dengan 2 buah barang yang diinput dengan keyboard. Software yang digunakan untuk membuat program sederhana ini adalah DEV C++.

#include <iostream> 
using namespace std;
main(){
char namabarang1[55], nama_barang2[100];
int jumlahbarang1, jumlahbarang2;
float harga1, harga2, total;
cout<<"Nama barang : ";cin.getline(namabarang1,55);
cout<<endl;
cout<<"Harga barang : ";
cin>>harga1;
cout<<endl;
cout<<"Jumlah barang : ";
cin>>jumlahbarang1;
cout<<endl;
cout<<"Nama barang : ";
cin>>nama_barang2;
cout<<endl;
cout<<"Harga barang :";
cin>>harga2;
cout<<endl;
cout<<"Jumlah barang :";
cin>>jumlahbarang2;
cout<<endl;
total = (jumlahbarang1*harga1)+(jumlahbarang2*harga2);
cout<<"Belanja : "<<endl;
cout<<"|-----------------------------------------------------------"<<endl;
cout<<"| Nama barang     | Jumlah barang     | Harga barang       |"<<endl;
cout<<"|----------------------------------------------------------|"<<endl;
cout<<"|"<<namabarang1<<"     "<<"   "<<"|"<<jumlahbarang1<<"                 "<<"  "<<"|     "<<harga1<<"              "<<"|"<<endl;
cout<<"|__________________________________________________________|"<<endl;
cout<<"|"<<nama_barang2<<"     "<<"   "<<"|"<<jumlahbarang2<<"                 "<<"  "<<"|     "<<harga2<<"              "<<"|"<<endl;
cout<<"|__________________________________________________________|"<<endl;
cout<<endl;
cout<<"Total belanja : "<<total;
cout<<endl;
}
Hasil output dari program diatas yaitu :

Mudah kan, ya.
Selamat mencoba.

Saturday, September 1, 2018

Instalasi CodeIgniter dengan WAMP

Saat ini, menggunakan framework untuk membuat sebuah website menjadi sebuah keharusan. Sehingga, bagi saya, melakukan upgrade ilmu dengan kembali lagi menekuti script html dan php adalah sebuah keharusan. Setelah melihat berbagai framework yang saat ini sering digunakan, akhirnya saya memilih codeigniter sebagai framework untuk saya pelajari.

Untuk melakukan instalasi CodeIgniter, terlebih dahulu kita harus melakukan instalasi web server-nya terlebih dahulu. Untuk web server yang akan saya gunakan adalah WAMP. Dimana, WAMP ini merupakan sebuah platform pengembangan website di Windows. Pada WAMPServer ini sudah tersedia Apache2, PHP, MySQL dan MariaDB. Itu sebabnya, saya lebih suka menggunakan WAMPServer sebagai web server. Selain itu, WAMPServer ini juga free dan tersedia untuk versi 32 bit dan 64 bit. Tapi, WAMPServer tidak kompatibel dengan Windows XP, SP3 atau Windows Server 2003.

Sebelum melakukan instalasi WAMPServer, silakan download terlebih dahulu disini, disini atau disini.

Setelah di-download, kemudian install WAMPServer terlebih dahulu.

Untuk CodeIgniter sendiri, saat ini ada pada versi 3.1.9 yang bisa didownload secara gratis dan dengan ukuran yang kecil pula, hanya 2,63 MB saja.

Setelah di-download, ekstrak file tersebut.

Setelah diekstrak, kemudian pindahkan folder CodeIgniter-3.1.9 ke folder C:\wamp\www

Pada folder CodeIgniter terdapat 4 buah folder, yaitu Application, system, tests, dan user_guide.


Kemudian, ubah nama folder menjadi nama yang sesuai dengan project yang akan kita buat, misalnya  warungmillenial. 


Lalu, buka browser, ketik localhost/warungmillenial atau 127.0.0.1/warungmillenial pada address bar.
Jika sudah muncul halaman di atas, maka kita sudah berhasil melakukan instalasi CodeIgniter.
Selamat mencoba.



DAFTAR PUSTAKA
  1. http://www.wampserver.com/en/#download-wrapper
  2. https://sourceforge.net/projects/wampserver/
  3. https://bitnami.com/stack/wamp/installer
  4. https://www.codeigniter.com/download
  5. https://www.tutorialpedia.net/tutorial-install-codeigniter-untuk-pemula/


Sunday, May 6, 2018

Mengubah Repository pada Linux Mint 17

Setelah melakukan instalasi Linux Mint, yang paling penting yang harus dilakukan adalah mengubah repository. Dan setiap usai instalasi Linux, saya biasanya mengubah repository ke repository lokal.

Pada Linux Mint 17, cara mengubah repository menjadi lebih mudah.
  1. Pada Menu, pilih Administration, lalu pilih Software Sources
           
    Menu


  2. Kemudian masukkan password linux mint anda
  3. Lalu muncul halaman Software Sources
       
    Halaman Software Sources
  4. Dan pada Official Repositories, pilih Mirrors, kemudian pilih Main (qiana). Silakan anda pilih repository yang anda inginkan. Pada repository linux mint saya, saya memilih repository lokal untuk Main-nya. Lalu klik Apply.
    Pilihan repository pada Main (qiana)


  5. Begitu juga untuk Base (trusty), pilih repository yang anda inginkan. Kemudian klik Apply.
    Pilihan repository pada Base (trusty)
  6. Lalu buka terminal anda, dan lakukan update melalui terminal anda dengan perintah
    $sudo apt-get update
    Perintah update pada terminal
  7. Anda sudah bisa melakukan update maupun install software pada Linux Mint 17 anda.
  8. Good luck ;)

Saturday, April 14, 2018

Mengaktifkan Touchpad pada Linux Mint

Mengapa akhirnya saya memilih untuk menggunakan sistem operasi Linux Mint disamping Windows 7? Karena menurut saya Linux Mint ini sudah sangat lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan saya sebagai pemula dalam penggunaan Linux. Selain itu, usai instalasi Linux yang memang sangat mudah, hampir semua hardware ter-detect dan tidak perlu konfigurasi ulang.
Itu sebabnya, setelah beberapa kali berganti-ganti distro Linux, akhirnya saya memantapkan diri untuk memilih Linux Mint sebagai pasangan hidup pasangan Windows 7 pada Lenovo B460 saya.

Tetapi, memang hanya satu hardware saja yang tidak terinstall dengan baik pada Linux Mint, ketika instalasi selesai. Touchpad. Tetapi untuk mengaktifkan touchpad pada Linux Mint tidak sulit, tidak perlu mengetik command pula pada Terminal.

Untuk mengaktifkan touchpad laptop pada Linux Mint, yaitu pilih Menu --> Control Center . Sehingga akan muncul window dibawah

Tampilan pada Control Center

Kemudian, pada bagian Hardware, pilih Mouse, sehingga muncul tampilan seperti dibawah ini

Tampilan pada Mouse Preferences

Pada Mouse Preferences pilih General, kemudian klik centang Enable mouse clicks with touchpad. Dan pada Scrolling klik centang pada Enable horizontal scrolling.

Dan kemudian, touchpad laptop sudah bisa digunakan untuk klik. Mudah sekali kan. Semudah itu pula penggunaan Linux Mint ini.

Friday, December 8, 2017

Install Linux Mint 13

Sebenarnya saya mencicipi Linux itu sudah dari jaman old, waktu kuliah maksudnya. Sekitar tahun 2004 gitulah. Waktu itu masih pake Knoppix, tapi nggak bisa jalan di Pentium II saya. Sempat mencoba Linux text, nggak sanggup. Langsung sakit kepala. Lalu, sekitar tahun 2008 - 2009, waktu jadi asisten di Lab Komputer, mulai kenalan lagi dengan Linux. Ubuntu, Kubuntu, OpenSuSe. Akhirnya memang merasa lebih nyaman dengan Gnome. Dan turunan Debian memang masih jadi favorit buat saya.

Sekitar 3 tahun lalu, saya dikasih CD Linux Mint 13. Penasaran, walaupun udah ketebak sebelumnya, turunan Debian ya pasti miriplah dengan Ubuntu, saya installah Mint 13 Maya itu di Lenovo. Toh, partisinya juga sama dengan instalasi Ubuntu. Nggak ada masalah. Kemudian, beberapa bulan setelah itu, Mint 16 rilis. Saya upgrade lah, Mint 13 ke Mint 16. Dan yang terjadi adalah sistem rusak. Saya sama sekali nggak bisa masuk ke sistem Mint. Abis itu, ya udah. Dibiarin aja. Nggak sempat install ulang, walau niat untuk itu selalu ada :D

Setahun lalu, kenalan dengan MacOS. Masih asik, karena baru kenalan. Tapi, mendadak kangen dengan Mint. Akhirnya, 4 hari lalu saya install ulang Mint 13. Karena partisinya masih ada, jadi lebih gampang. Saya partisi ulang menjadi 2 partisi aja, Swap dan Ext 4. Install Mint ini segampang install Ubuntu. Tinggal next-next aja.

Welcome Page Linux Mint 13 ketika instalasi
Waktu yang dibutuhkan untuk install Mint juga nggak terlalu lama. Dan setelah selesai instalasi, senangnya tak terkira :P


Dan dimulailah kembali explore Linux Mint 13 di Lenovo saya yang tak seberapa ini.

Saya lebih suka pake Linux Mint ini, karena lebih ringan. Dan cukup tahu diri aja, dengan spesifikasi Lenovo B460 yang saya beli April 2011 ini yang Processornya cuma Pentium P6200 yang katanya setara dual core, saya nggak pasang compiz lah ya. Yang standar aja. Tapi untuk install dan running Eclipse, ternyata masih oke.




Tuesday, June 9, 2015

Mengubah Ukuran (Measurement) pada Libre Office Writer

Saya yang terbiasa menggunakan produk Microsoft Office untuk dokumen, terkadang masih bingung ketika harus menggunakan Open Office atau Libre Office. Masalahnya, program aplikasi Office yang disediakan di kantor adalah Open Office, maka mau tak mau saya memang harus belajar memahaminya.

Secara keseluruhan tampilan, tools dan penggunaan, tidak banyak berbeda antara Libre Office/Open Office dengan Microsoft Office. Sebenarnya ini mungkin masalah kebiasaan saja kali ya, karena dari dulu kita memang sudah dimanjakan oleh kemudahan yang diberikan oleh Microsoft Office.

Nah, kali ini saya ingin membagikan sedikit tentang bagaimana mengubah ukuran atau measurement pada Libre Office Writer. Kalau di Microsoft Word sih gampang. Tinggal klik Office Button pada kiri atas lembaran Word, lalu pilih Word Option --> Advance kemudian tinggal diubah dari Inch menjadi centimeters.

Pada Libre Office Writer, caranya agak sedikir berbeda.

Pilih Tools pada Libre Office Writer, kemudian pilih option


Setelah muncul tampilan Option LibreOffice Writer,  pada kolom sebelah kiri pilih LibreOffice Writer.


Lalu, pada Measurement Unit silahkan diubah yang tadinya ukuran Inch menjadi Centimeters.


Nah, sekarang kita sudah bisa melakukan pengaturan untuk margin kiri dan kanan pada lembar dokumen kita ^_^



PS : postingan ini terjadi karena ketika saya menulis essay dan harus melakukan pengaturan margin, mendadak bingung kenapa tampilan dokumennya kecil sekali. Eh ternyata itu karena saya ngaturnya masih pake ukuran Inch :D

Saturday, June 6, 2015

Install Package Firefox di Linux Mint Olivia

Kapan itu, saya dengan segala ke-soktahu-an saya mau update Firefox jadul saya. Oprek sana sini, firefox nggak update juga. Akhirnya, dengan sepenuh keyakinan dan jiwa, saya masuk ke Sypnatic Package Manager, cari firefox, dan kemudian dengan pedenya memilih "Mark for Complete Removal". Hasilnya, tentu saja seluruh package firefox hilang, wuzzzzz.....

Berjuta kali install ulang dengan apt-get install firefox tetap aja ya, itu pesan package firefox has no installation candidate muncul. 

Bermodalkan googling sana sini, perbaikin package, tetap aja nggak bisa, akhirnya google mempertemukan saya dengan jodoh link yang membuat saya bisa menginstall firefox lagi.


Simple, saya cuma butuh menambahkan di sources.list-nya doang. Karena saya pakenya Mint Olivia, maka saya cuma perlu melakukan 3 hal ini :


Masuk ke sources list-nya dulu :

sudo nano /etc/apt/sources.list

 lalu tambahkan repository debian di sources list dan simpan
deb http://packages.linuxmint.com debian import
Trus, install ulang deh, firefoxnya
 sudo apt-get install firefox
Dan akhirnya, firefox-nya muncul lagi deh ^_^




Tuesday, March 17, 2015

Pengantar Proyek Teknologi Informasi

Proyek adalah suatu usaha sementara yang dilaksanakan untuk menghasilkan suatu produk atau jasa yang unik. Artinya, sebuah proyek harus memiliki tenggat waktu yang sudah disepakati dan produk atau jasa yang dihasilkan bebeda dari produk atau jasa lainnya yang sejenis.


Ciri-ciri Proyek

  1. Menghasilkan scope tertentu berupa produk akhir
  2. Ditentukannya jumlah biaya, jadwal, kriteria mutu, serta sumber daya yang diperlukan.
  3. Bersifat sementara
  4. Non rutin, tidak berulang-ulang


Bentuk Pengerjaan Proyek

  1. Swakelola
    Pengerjaan proyek dilakukan atau dikelola oleh organisasi atau perusahaan itu sendiri. Swakelola bukan berarti semua sumber daya manusia yang terlibat didalamnya adalah staf atau pegawai perusaahn, bisa saja dengan menyewa tenaga ahli dalam kurun waktu tertentu untuk dijadikan sumber daya personil proyek.
  2. Sub-kontrak
    Suatu proyek yang diproyekkan. Artinya, bisa saja suatu organisasi atau perusahaan membuat atau bisa juga mendapakan suatu proyek, tetapi proyek tersebut tidak dikerjakan sendiri, melainkan dilimpahkan ke pihak lain (konsultan atau perusahaan lain).
Life Cycle Proyek

  1. Pembuatan konsep atau concept development
  2. Pelaksanaan atau execution
  3. Penutupan atau finish/close out.
Mekanisme Proyek

  1. Ditentukan oleh manajemen melalui suatu kebijakan
  2. Setelah keputusan dari manajemen menyatakan bahwa suatu proyek akan dijalankan, maka selanjutnya ditunjuk seeorang project manager dan pembentukan project team.
  3. Pihak manajemen akan mendelegasikan proyek tersebut kepada manager proyek untuk memimpin dan mengelola proyek dari awal sampai akhir
  4. Dalam kegiatan day to day, seorang manager proyek akan mengkoordinir tim proyek dan bertanggung jawab melaporkan setiap kegiatan proyek ke pihak manajemen
  5. Didalam kegiatan proyek, seluruh pihak yang terlibat harus bertanggungjawab terhadap keberhasilan proyek tersebut sampai selesai sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.


Hal-hal yang menyebabkan timbulnya suatu proyek :

  1. Rencana pemerintah
  2. Permintaan pasar
  3. Internal perusahaan
  4. Melalui kegiatan penelitian dan pengembangan


Faktor-faktor Keberhasilan Proyek

  1. Pengelolaan proyek melalui suatu mekanisme life cycle project
  2. Melalui monitoring dan pengontrolan terhadap jadwal, anggaran, kualitas dan risiko didalam suatu proyek
  3. Mengintegrasikan perangkat dan metode proyek untuk tujuan peningkatan produktifitas
  4. Komitmen manajemen.



Sumber : Manajemen Proyek Berbasis Teknologi Informasi - Edisi Revisi (Imam Heryanto & Totok Triwibowo)
Penerbit INFORMATIKA

Sunday, June 8, 2014

Storage Device

Storage Devices :
—   Magnetik Disk
—  Floppy Disk
—  IDE Disk
—  SCSI Disk
—    RAID
—    Optical Disk
—  CDROM
—  CD-R
—  CD-RW
—  DVD
—   Pita Magnetik

Magnetik Disk
Disk adalah piringan bundar yang terbuat dari bahan tertentu (logam atau plastik) dengan permukaan dilapisi bahan yang dapat di magnetisasi. Mekanisme baca/tulis menggunakan kepala baca atau tulis yang disebut head, merupakan komparan pengkonduksi (conducting coil).  Desain fisiknya, head bersifat stasioner sedangkan piringan disk berputar sesuai kontrolnya.  Dua metode layout data pada disk, yaitu constant angular velocity dan multiple zoned recording.
Disk diorganisasi dalam bentuk cincin – cincin konsentris yang disebut track. Tiap track pada disk dipisahkan oleh gap(gap: mencegah atau mengurangi kesalahan pembacaan maupun penulisan yang disebabkan melesetnya head atau karena interferensi medan magnet). Sejumlah bit yang sama akan menempati track – track yang tersedia. Semakin ke dalam disk maka kerapatan (density) disk akan bertambah besar. Data dikirim ke memori ini dalam bentuk blok, umumnya blok lebih kecil kapasitasnya daripada track. Blok – blok data disimpan dalam disk yang berukuran blok, yang disebut sector. Track biasanya terisi beberapa sector, umumnya 10 hingga 100 sector tiap tracknya.

Portabilitas Disk :
—  Disk yang tetap (non-removable disk)
—  Disk yang dapat dipindah (removable disk).
—  Keuntungan disk yang dapat dipindah atau diganti – ganti adalah tidak terbatas dengan kapasitas disk dan lebih fleksibel

Mekanisme Head :
—  Head yang menyentuh disk (contact) seperti pada floppy disk, head yang mempunyai celah utara tetap maupun yang tidak tetap tergantung medan magnetnya. Celah atau jarak head dengan disk tergantung kepadatan datanya, semakin padat datanya dibutuhkan jarak head yang semakin dekat, namun semakin dekat head maka faktor resikonya semakin besar, yaitu terjadinya kesalahan baca.
—  Teknologi Winchester dari IBM mengantisipasi masalah celah head diatas dengan model head aerodinamik. Head berbentuk lembaran timah yang berada dipermukaan disk apabila tidak bergerak, seiring perputaran disk maka disk akan mengangkat headnya.
—  Istilah Winchester dikenalkan IBM pada model disk 3340-nya. Model ini merupakan removable disk pack dengan head yang dibungkus di dalam pack. Sekarang istilah Winchester digunakan oleh sembarang disk drive yang dibungkus pack dan memakai rancangan head aerodinamis.



IDE Disk (Harddisk)
Saat IBM menggembangkan PC XT, menggunakan sebuah hardisk Seagate 10 MB untuk menyimpan program maupun data. Harddisk ini memiliki 4 head, 306 silinder dan 17 sektor per track, dicontrol oleh pengontrol disk Xebec pada sebuah kartu plug-in. Teknologi yang berkembang pesat menjadikan pengontrol disk yang sebelumnya terpisah menjadi satu paket terintegrasi, diawali dengan teknologi drive IDE (Integrated Drive Electronics) pada tengah tahun 1980. Teknologi saat itu IDE hanya mampu menangani disk berkapasitas maksimal 528 MB dan mengontrol 2 disk.
IDE berkembang menjadi EIDE (Extended Integrated Drive Electronics) mampu menangani harddisk lebih dari 528 MB dan mendukung pengalamatan LBA (Logical Block Addressing), yaitu metode pangalamatan yang hanya memberi nomer pada sektor – sektor mulai dari 0 hingga maksimal 224-1. Metode ini mengharuskan pengontrol mampu mengkonversi alamat – alamat LBA menjadi alamat head, sektor dan silinder. Peningkatan kinerja lainnya adalah kecepatan tranfer yang lebih tinggi, mampu mengontrol 4 disk, mampu mengontrol drive CD-ROM.

SCSI Disk (Harddisk)
Disk SCSI (Small Computer System Interface) mirip dengan IDE dalam organisasi pengalamatannya. Perbedaan pada piranti antarmukanya yang mampu mentransfer data dalam kecepatan tinggi. Kecepatan transfernya tinggi, merupakan standar bagi komputer UNIX dari Sun Microsystem, HP, SGI, Machintos, Intel terutama komputer – komputer server jaringan, dan vendor–vendor lainnya SCSI sebenarnya lebih dari sekedar piranti antarmuka harddisk. SCSI adalah sebuah bus karena mampu sebagai pengontrol hingga 7 peralatan seperti: harddisk, CD ROM, rekorder CD, scanner dan peralatan lainnya. Masing–masing peralatan memiliki ID unik sebagai media pengenalan oleh SCSI.

RAID
RAID (Redundancy Array of Independent Disk) merupakan organisasi disk memori yang mampu menangani beberapa disk dengan sistem akses paralel dan redudansi ditambahkan untuk meningkatkan reliabilitas. Kerja paralel menghasilkan resultan kecepatan disk yang lebih cepat. Teknologi database sangat penting dalam model disk ini karena pengontrol disk harus mendistribusikan data pada sejumlah disk dan juga pembacaan kembali.

Optical Disk
Pada tahun 1980,Philips&Sony mengembangkan CD (Compact Disk). Detail teknis produk ini dipublikasikan dalam international standard resmi pada tahun 1983 yang populer disebut red book. CD merupakan disk yang tidak dapat dihapus, mampu menyimpan memori kurang lebih 60 menit informasi audio pada salah satu sisinya. CD yang mampu menyimpan data dalam jumlah yang besar, menjadikannya media penyimpan yang fleksibel digunakan di berbagai peralatan seperti komputer, kamera video, MP3 player, dan lain-lain

Memory

Memori adalah bagian dari komputer tempat program-program dan data – data disimpan. Istilah store atau storage untuk memori, meskipun kata storage sering digunakan untuk menunjuk ke penyimpanan disket. Memori juga sebagai tempat informasi, dibaca dan ditulis. Aneka ragam jenis, teknologi, organisasi, unjuk kerja dan harganya.

Memori internal adalah memori yang dapat diakses langsung oleh prosesor. Memori internal yaitu register yang terdapat di dalam prosesor, cache memori dan memori utama berada di luar prosesor. Memori eksternal adalah memori yang diakses prosesor melalui piranti I/O, yaitu disket dan hardisk.


Karakteristik sistem memori
Lokasi Memori :
1.       Pada register  lokasi memori berada di dalam chip prosesor. Diakses langsung oleh prosesor dalam menjalankan operasinya. Register digunakan sebagai memori sementara dalam perhitungan maupun pengolahan data dalam prosesor
2.       Pada memori internal, lokasi memori berada diluar chip prosesor. Mengaksesannya langsung oleh prosesor. Dibedakan menjadi memori utama dan cache memori
3.       Pada memori eksternal, lokasi memori diakses oleh prosesor melalui piranti I/O. Dapat berupa disk maupun pita.

Kapasitas Memori :
—  Kapasitas memori internal maupun eksternal biasanya dinyatakan dalam mentuk byte (1 byte = 8 bit) atau word.
—  Panjang word umumnya 8, 16, 32 bit.
—  Memori eksternal biasanya lebih besar kapasitasnya daripada  memori internal, hal ini disebabkan karena teknologi dan sifat penggunaannya yang berbeda
Satuan transfer pada memori internal yaitu satuan transfer sama dengan jumlah saluran data yang masuk ke dan keluar dari modul memori. Jumlah saluran ini sering kali sama dengan panjang word, tapi dimungkinkan juga tidak sama.

Metode Akses
1.         Sequential access
Pada sequential access, memori diorganisasi menjadi unit – unit data yang disebut record. Akses harus dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik. Informasi pengalamatan yang disimpan dipakai untuk memisahkan record-record dan untuk membantu proses pencarian.Terdapat shared read/write mechanism untuk penulisan/pembacaan memorinya. Pita magnetik merupakan memori yang menggunakan metode sequential access
2.         Direct access
Pada direct access, sama seperti sequential access terdapat shared read/write mechanism. Setiap blok dan record memiliki alamat unik berdasarkan lokasi fisiknya. Akses dilakukan langsung pada alamat memori. Disk adalah memori direct access
3.         Random access
Setiap lokasi memori dipilih secara random dan diakses serta dialamati secara langsung. Contohnya adalah memori utama
4.         Associative access
Yaitu merupakan jenis random akses yang memungkinkan pembandingan lokasi bit yang diinginkan untuk pencocokan. Data dicari berdasarkan isinya bukan alamatnya dalam memori. Contoh memori ini adalah cache memori

Parameter utama unjuk kerja :
1.         Access time
Bagi random access memory, waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi baca atau tulis. Memori non-random akses merupakan waktu yang dibutuhkan dalam melakukan mekanisme baca atau tulis pada lokasi tertentu
2.         Memory cycle time
Konsep ini digunakan pada random access memory. Terdiri dari access time ditambah dengan waktu yang diperlukan transient agar hilang pada saluran sinyal.
3.       Transfer rate
Kecepatan data transfer ke unit memori atau dari unit memori.
a.       Random access memory sama dengan 1/(cycle time).
b.      Non-random access memory dengan perumusan :
TN = TA + (N/R)
TN = waktu rata – rata untuk membaca atau menulis N bit
TA = waktu akses rata – rata
N = jumlah bit
R = kecepatan transfer dalam bit per detik (bps)

Secara fisik, memory dibedakan menjadi 2, yaitu  media penyimpanan volatile dan non-volatile. Volatile memory, informasi akan hilang apabila daya listriknya dimatikan, contohnya RAM. Non-volatile memory tidak hilang walau daya listriknya hilang., contohnya ROM.

Memori juga bisa dibedakan sebagai media erasable dan nonerasable. Adalah jenis memori semikonduktor yang tidak bisa dihapus kecuali dengan menghancurkan unit storage-nya, memori ini dikenal dengan ROM (Read Only Memory.

Hirarki Memory

Tabel Spesifikasi Memori

RAM (Random Access Memory)
Random akses, yaitu data secara langsung diakses melalui  logik pengalamatan wired-in. Read and write data ke memori cepat dan mudah. Volatile RAM menyimpan data sementara. Menyimpan data selama ada daya listriknya

ROM (Read Only Memory)
Berbeda dengan RAM. Karena data Permanen, tidak bisa diubah. Keuntungannya untuk data yang permanen. Kerugiaannya apabila ada kesalahan data atau adanya perubahan data sehingga perlu penyisipan –penyisipan

Cache Memory
Difungsikan untuk mempercepat kerja memori sehingga mendekati kecepatan prosesor. Berukuran kecil dan berisi salinan memori utama. Tujuan cache memori adalah untuk mengurangi waktu tunggu CPU selama mengakses memori utama. Cara kerja cache adalah antisipasi terhadap permintaan data memori yang akan digunakan CPU.

Virtual Memory
Diperlukan pada dua kasus dalam mengeksekusi program-program besar yang ukurannya melebihi ukuran fisik memori. Ruang memori utama prosesor tidak cukup untuk menjalankan program besar Ukuran fisik memori utama dibiarkan kecil untuk mengurangi biaya walaupun prosesor mempunyai ruang memori yang besar.

Keuntungan Virtual Memory
  • —  Ukuran program tidak dibatasi oleh ukuran memori fisik
  • —  User tidak perlu mengestimasi alokasi memori, yang dilakukan secara otomatis sesuai permintaan program
  • —  Program dapat di-load dalam suatu area memori fisik karena program tidak menggunakan alamat fisik




Setting VPN L2TP di Macbook

Beberapa waktu yang lalu, ketika hingar bingar Pemilu disini sedang berlangsung. Kemudian adanya ajakan untuk melakukan aksi damai yang dise...